Hari hampir senja, ketika Mangan dan kekasihnya Karbonat sedang
menikmati keindahan kota, kupu-kupu taman berkejaran menyambut hari yang
mulai dirangkul gelap.
“Hmmm…sapa sih yang tak mengenal
diriku?aku bahkan sudah terkenal dimana-mana, setiap negara bahkan
memberikan julukan masing-masing padaku misalnya kalau Di Ceko, kroasia,
Italia, Norwegia, Swedia dan Indonesia biasanya aku dipanggil dengan
sebutan Mangan. di Portugis aku dipanggil dengan nama Manganes. Di
Rusia aku biasa dipanggil dengan nama Mapraheu. Di Spanyol aku dipanggil
dengan nama Manganesia. Itu baru sepintas tentang panggilanku di
beberapa negara. Sebenarnya sebutan yang paling umum padaku itu Mangan
tapi dalam bahasa latin aku sering disebut Manganum, hmm…enak ya jadi
orang terkenal” kata mangan sambil melirik CO3 pacarnya .(MnCO3/
Rhodochrosite)
“Duhh… sang selebritis kita, bangganya jadi orang
terkenal? Maklum saja kaukan lebih beruntung, Tiap tahun diproduksi di
dunia sebanyak 6.220.000 ton. Apalagi kalau di Afrika selatan, Rusia,
Gabon, Australia dan Brazil.” kata CO3 sambil tertawa
“Ye..biarin,akukan
terkenal karena banyak berguna misalnya pembuatan baja, baterai, axles,
kereta api switch, lemari es dan keramik, daripada istrimu sikalsium
itu? terkenalnya apa coba?” kata mangan sedikit merajuk
“Huss….!
kalian itu sama-sama bergunanya bagi manusia, sesuatu diciptakan itu
pasti ada gunanya sayang….! jadi bersyukurlah tahun 1774 Johann g. Gahn
menemukanmu pertama kali di Stockholm Sweden, kalau kau tidak
ditemukan mana mungkin kau bisa terkenal seperti ini”
“Terus..terus…selalu
saja Kalsium yang lebih dimatamu daripada aku, apalagi kalau sudah
dengan Natrium…kenapa sih aku tak bisa melebihi mereka dimatamu?”
“Siapa
yang melebih-lebihkan sayang…udah deh jangan mulai, tiap hari kita
selalu bertengkar tentang mereka, dan jangan bahas tentang Natrium lagi,
dia itu sudah jadi istrinya Khlor jadi buat apa cemburu pada istri
orang”
“Siapa yang cemburu…enggak ah..”
“Kalau bukan
cemburu, terus apa?” kata Karbonat sambil tersenyum
“Hah..beginilah
nasibnya jadi selingkuhan…!!”
“Ya kalau ngomong-ngomong
selingkuhan aku juga selingkuhanmu kan, pacarmu yang asli itu kan si O2
(MnO2), Jadi jangan saling cemburulah”
“Iya deh..tuan Karbonat,
tapi anterin aku pulang”
“Pulang kemana?”
“Rumahku belum
pindah tuan Karbonat, masih di gang 4 blok VIIB nomor 25 di kota sistem
periodik unsur”
“He..he…kirain mau pergi ke Oksigen”
“Udah
deh, tapi ngomong-ngomong aku sama Natrium cantikkan mana sih?”
“Ya
tuhan…masih kepikiran kearah sana?”
“Cantikan siapa?”
“Cantikkan
kamu yang silver keabuan, tapi lebih cantik Kalsium yang merah bata”
“Ya…bagus
pertamanya pahit ujungnya”
“Makanya diam jangan nanya-nanya
tentang mereka mulu”
“Ya udah cepet anterin besok aku mo bantu
manusia mengaktifkan enzim lum lagi meningkatkan antioksidan,
superdioksida dismutase”
“Iya..tapi awas jangan terlalu banyak
masuk pada tubuh manusia bukankah Jika terlalu banyak dalam tubuh
manusia, apalagi pada bayi yang baru berumur 24 bulan akan menimbulkan
cacat mental“
“Iya aku tahu tapi jika terlalu sedikit mereka juga
bisa punya penyakit jantung, radang kulit, osteoporosis, pertumbuhannya
lamban, gula darah rendah,masalah telinga tengah, sehingga sulit menjaga
keseimbangan tubuh”
“Apa sampai segitunya”
“Iyalah makanya
aku jadi terkenal”
“Bukannya kau juga berperan dalam tumbuhan
manusia?”
“Aku juga berperan pada enzim-enzim mereka, potosintesis
mereka, kalau mereka kekuranganku mereka akan kerdil, belum daunnya
yang rontok,belum pembentukan bijinya yang tidak sempurna”
“Ckk…ckkk…pantas
saja kau terkenal, rupanya seperti itu”
“Iyalah….kapan kita mau
pulang?”
“Iya..iya…” kata Karbonat sambil membawa pergi Mangan
menuju rumahnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar